saat seorang ulama pernah bersikeras , Sedekah
itu pasti dibalas bahkan dilipatgandakan !’Pasti! Pasti ! Pasti ! Nggak pakai ‘ Insya Allah WAH
wah, kami langsung terperanjat. Terus, pelan – pelan dia menjelaskan, ‘’Lha,
kan Allah yang berulang kali berjanji akan membalas sedekah kia tanpa syarat.
Sedang janji adalah utang. Tidak mungkin dia berhutang,ingkar, atau mangkir. Jadi
pasti ditepati. Bukankah Dia Maha Menepati dan Maha Membalas?
Kami pun tersenyum begitu mendengar penjelasannya.
Siulama kembali melanjutkan,’’ Boleh dibilang, Hukum Grawitasi. Karena Hukum
Grawitasi tidak pernah dijanjikan dikitab suci. Logika lainnya begini. Apabila
manusia berjanji, hendaklah mengucapkan’insya Allah’.Nah, beda dengan Allah.
Apabila Allah yang berjanji, maka itu adalah sesuatuyang pasti,
sepasti-pastinya .Right?.
Kalimat-kalimat ini, saya kutip dari buku karya ‘’ Ippho’Right’ Santosa. Mudah-mudahan
,pembaca bisa mengambil hikmah dari artikel yang saya tulis.
Allah
Mendiddik Kita Untuk
Berharap
fitrahnyaAllah pernah berfirman, ‘’Wahai Anak
Adam, bersungguh-sungguhlah engkau beribadah kepada- Ku. Niscaya Aku akan memenuhi dada engkau dengan
kecukupan dan Aku akan menanggung kefakiran engkau ‘’ Itu artinya, dengan
ibadah yang sungguh-sungguh, kita boleh berharap dicukupkan dan dijauhkan dari
kefikiran.
Lebih jauh lagi, berharap kepada Allah itu memang
fitranya manusia. Karena Allah-lah yang telah mendidik kita
semoga bermanfaat
No comments:
Post a Comment