MANUSIA TIDAK
PERNAH MERENCANAKAN UNTUK
MENJADI GAGAL
MEREKA HANYA
GAGAL DALAM MERENCANAKAN
BAGAIMANA MENJADI BERHASIL
Ingatlah, kesuksesan yang tidak jujur adalah bentuk
kegagalan yang rendah. Tidak ada manusia yang gagal sepenuhnya apabila ia mulai
tidak menyukai orang yang berhasil.
Sewaktu
satu pintu ditutup, carilah pintu lain yang terbuka,. Seringkali, kita
memandang dengan penuh penyesalan pada pintu yang tertutup sehingga kita tidak
melihat pintu yang sedang terbuka dihadapan kita. Kekalahan bukan apa –apa
melainkan suatu pendidikan dan merupakan langkah awal menuju sesuatu yang lebih
baik.
Seorang
penjelajah di Afrika melihat sesekor kupu –kupu tropis yang besar sedang
berjuang melepaskan dirinya dari kepompong. Ia menjadi kasihan dan dengan
pisaunya ia memotong semua tali yang merentang, kupu –kupu itu terlepas;,
tetapi semua warna yang indah hilang semua! Sebenarnya perjuangan keluar dari
kepompong itulah yang menghasilkan warna –warna. Sewaktu Anda memperoleh
kemenangan atas percobaan dan kemalangan , Anda akan melihat warna –warna yang
indah dan kualitas akan keluar dari kehidupan Anda. Orang yang pernah menemui kesulitan
atau masalah dalam hidupnya cenderung
menjadi orang yang picik .
Percobaan
– percobaan sering kali penting dalam mempersiapkan diri kita , dalam menerima
tanggung jawab yang besar. Semakin lama Anda tinggal dalam kemalangan Anda, Semakin
besar kuasaNya untuk mengendalikan Anda. Tidak ada intan atau permata yang jadi
suatu perhiasan yang indah tanpa digesek. Adalah iritasi dalam kerang yang
menghasikan mutiara. Semua masalah, kesulitan, kemunduran yang kita dapatkan
dalam hidup adalah pemicu untuk menjadikan seseorang menjadi sukses dan
berhasil .
Jangan
pernah menyerah , terlalu dini untuk menyerah . Tidak peduli betapa Anda telah
merencanakan dengan hati – hati , sangat mungkin sasaran Anda tidak bekerja
dengan sempurna. Jika masalah keseluruhan terlalu sulit , ‘’maka ‘’ pecahkanlah
, dan jangan pernah menyerah sampai Anda berhasil dan menjadi orang yang
sukses.
No comments:
Post a Comment